Polri membubarkan massa demo rusuh di Senayan menggunakan water cannon sekitar pukul 19.00 WIB akibat terjadi perusakan dan gangguan ketertiban.
Juru bicara Polri, Budi, menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan ruang bagi aksi kekerasan. Perusakan fasilitas umum dinilai merugikan masyarakat karena dapat mengganggu pelayanan publik.
Budi juga mengapresiasi masyarakat yang telah bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian penyampaian aspirasi berlangsung.
Polri kembali mengimbau warga yang masih berada di sekitar lokasi untuk segera pulang dan melanjutkan aktivitasnya masing-masing.