Tim penyelamat di Nepal berpacu melawan waktu untuk mengevakuasi sekitar 350 pekerja Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang terjebak di dalam sebuah terowongan. Upaya darurat ini gencar dilakukan mulai hari Minggu (30/8).
Para pekerja diduga terisolasi akibat bencana yang menutup akses terowongan, sehingga membuat proses penyelamatan menjadi sangat sulit dan kompleks. Tindakan cepat sangat dibutuhkan untuk memastikan kelangsungan hidup ratusan jiwa yang terjebak di dalam sana.
Tim darurat telah mengerahkan berbagai peralatan berat dan personel khusus untuk menembus rintangan menuju lokasi para pekerja. Fokus utama operasi saat ini adalah membuka jalur akses agar korban dapat segera dikeluarkan dengan aman.
Kondisi para pekerja yang terjebak masih menjadi kekhawatiran serius, mengingat keterbatasan waktu dan tantangan geografis serta risiko bencana susulan di area proyek tersebut.