Juru bicara Angkatan Bersenjata Iran, Brigjen Abolfazl Shekarchi, menyatakan setidaknya 1.000 tentara Israel tewas dalam serangan balasan Iran yang menyasar instalasi militer dan pusat intelijen.
Selain korban jiwa, ribuan personel militer Israel lainnya dilaporkan terluka akibat agresi gabungan AS-Israel yang dimulai pada akhir Februari.
Iran juga mengklaim Amerika Serikat kehilangan ratusan personel militer dengan ribuan lainnya terluka akibat serangan drone dan rudal Iran terhadap pangkalan AS di kawasan tersebut pada bulan Juli.
Shekarchi mengecam Washington dan Tel Aviv atas ketidakjujuran terkait korban jiwa militer dan menuduh mereka sengaja menyembunyikan statistik korban yang sebenarnya.