Kebakaran hutan di kawasan Gunung Semeru meluas hingga menyapu 160 hektare lahan pada 29 Agustus 2026. Api dilaporkan terdeteksi di tujuh titik berbeda, termasuk di kawasan populer Ranu Kumbolo.
Untuk mengefektifkan upaya pemadaman, BPBD Jawa Timur mengerahkan dua unit helikopter yang melakukan operasi water bombing dari udara.
Selain operasi udara, petugas gabungan juga turun langsung menyisir jalur pendakian menuju Ranu Kumbolo guna mengamankan wilayah dan mencegah perluasan api.