Tubuh tidak harus pulih 100 persen sebelum kembali berolahraga. Rasa lelah ringan pasca latihan adalah hal yang wajar, asalkan intensitas dan beban latihan disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Pemula disarankan mengambil jeda satu hari antar sesi latihan, namun bagi yang sudah rutin, hari istirahat bisa diisi dengan aktivitas ringan. Kunci utamanya adalah mengatur total beban latihan dengan mengombinasikan sesi intensitas tinggi dan rendah.
Penurunan kemampuan ringan dari sesi ke sesi masih wajar, namun kelelahan yang terus-menerus adalah tanda tubuh butuh istirahat lebih. Pemulihan penuh tetap diperlukan menjelang kompetisi, di mana atlet biasanya melakukan pengurangan volume latihan atau *tapering*.
Dengan mengatur variasi intensitas, durasi, dan frekuensi latihan, seseorang dapat tetap aktif berolahraga sekaligus memberikan waktu pemulihan yang cukup bagi tubuh.