Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengubah langit menjadi kelabu dan memicu kekhawatiran kesehatan warga.
Asap yang menyusup ke permukiman meningkatkan ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan, sehingga warga mulai membatasi aktivitas di luar rumah.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat memilih menutup pintu dan jendela rumah, serta kembali memakai masker saat terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan.
Warga berharap upaya penanganan karhutla di lapangan dapat segera tuntas agar kualitas udara membaik dan aktivitas sehari-hari berjalan normal tanpa ancaman gangguan pernapasan.