Dokter spesialis dermatologi anak, dr. Triana Agustin, SpDVE, SubSp DA, mengingatkan orang tua agar tidak asal memilih popok bayi karena produk ini bersentuhan langsung dengan kulit dalam waktu lama, hampir 24 jam sehari. Kulit bayi yang lebih tipis dan sensitif rentan mengalami iritasi akibat kondisi lembap, gesekan, serta paparan urine dan feses. Daya serap popok menjadi faktor penting untuk menjaga kulit tetap kering dan terlindungi, didukung dengan kebiasaan mengganti popok secara berkala. Studi Perdoski menunjukkan popok berdaya serap tinggi membantu mencegah iritasi, namun disarankan tetap mengganti popok setiap empat jam atau segera saat penuh atau bayi buang air besar.