Diagnos dan Morula IVF Perkuat Layanan PGT di Indonesia

Senin, 28 September 2026 pukul 20.00
Diagnos dan Morula IVF Perkuat Layanan PGT di Indonesia

Sumber Berita Asli

TIMES Indonesia AI & Berita Terbaru

Baca di Website Asli ↗
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk bersama PT Morula Indonesia (Morula IVF Indonesia), bagian dari Bundamedik Healthcare System, menggelar PGT Clinical Forum 2026 bertema "PGT in Modern IVF: Advances in Genetics, Technology, and Clinical Practice" di Diagnos Tower Ballroom, Jakarta. Forum ini mempertemukan klinisi dan pemangku kepentingan di bidang reproductive medicine, genetika, dan diagnostik untuk membahas perkembangan terkini IVF dan teknologi genomik, termasuk inovasi Preimplantation Genetic Testing (PGT) yang mencakup PGT-A, PGT-M, dan PGT-SR. Pemanfaatan Next-Generation Sequencing (NGS) menjadi tonggak baru dalam reproductive genomics, memungkinkan analisis SNPs yang meningkatkan akurasi, mencegah risiko tertukar, serta menyederhanakan proses PGT. Teknologi ini juga mendukung carrier screening dan Non-Invasive Prenatal Testing (NIPT) melalui analisis cell-free DNA dari darah maternal, sehingga mendukung perjalanan reproduksi dari perencanaan kehamilan hingga masa prenatal. Forum ini menghadirkan pakar seperti Sijia Lu, Ph.D., dr. Ricky Tjahjadi, Sp.PK, dr. Susan Melinda, Sp.O.G., dan Dr. Caroline Hutomo, Sp.OG, FIICOG. Diagnos memperkenalkan instrumen NGS GeneMind untuk memperkuat layanan genomik, sejalan dengan komitmen perusahaan membangun ekosistem yang mengintegrasikan genomics, diagnostics, dan clinical expertise. Permintaan pemeriksaan PGT terus meningkat dengan volume pada 2026 diperkirakan tumbuh sekitar 31% dibandingkan tahun sebelumnya, mendorong penguatan kapasitas laboratorium dan teknologi genomik. Melalui kolaborasi Diagnos dan Morula IVF dalam ekosistem BMHS, layanan PGT diharapkan semakin memperkuat ekosistem IVF dan reproductive genomics di Indonesia. Direktur Utama Diagnos, Fergus Richard, menegaskan bahwa penguatan layanan ini tidak hanya soal teknologi, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung keputusan klinis dan perjalanan setiap pasangan dalam program IVF.

Berita Terkait Lainnya