Perkembangan layanan kesehatan menuntut calon tenaga kebidanan memiliki perspektif global, tidak hanya mengandalkan kompetensi klinis. Mereka perlu memahami kebutuhan perempuan secara menyeluruh dan mampu beradaptasi dengan sistem serta praktik pelayanan kesehatan yang berbeda.
Universitas Binawan menjawab tantangan ini melalui kolaborasi dengan The University of Queensland (UQ), Australia. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam program International Internship dan pertukaran praktik kebidanan antara Indonesia dan Australia guna memperluas pengalaman mahasiswa.
Dr. Megan Cooper dari UQ menekankan pentingnya pertukaran pelajaran antarnegara untuk memahami kebutuhan perempuan secara lebih baik. Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Binawan, Farouk Abdullah Alwyni, berharap kolaborasi internasional ini membangun kesiapan mahasiswa berkontribusi di dunia kesehatan global.
Melalui program ini, mahasiswa didorong merefleksikan praktik di Indonesia sekaligus memahami pentingnya pelayanan berpusat pada perempuan (woman-centred care), komunikasi lintas budaya, serta kemampuan beradaptasi.