BBPOM Manado Soroti Bahaya Antibiotik Tanpa Resep, Picu Resistensi Antimikroba

Sabtu, 3 Oktober 2026 pukul 03.02
BBPOM Manado Soroti Bahaya Antibiotik Tanpa Resep, Picu Resistensi AntimikrobaIlustrasi (Auto-Generated)

Sumber Berita Asli

Republika Online RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
BBPOM Manado menemukan masih adanya praktik penyerahan antibiotik tanpa resep dokter di sejumlah apotek, yang dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu resistensi antimikroba (AMR). Kepala BBPOM Manado, Hermanto, menyampaikan keprihatinan ini dalam sosialisasi Hari Apoteker Sedunia di Manado, Jumat, dengan menekankan bahwa AMR dapat menyebabkan banyak kematian pada tahun 2050 jika tidak ditangani serius. Menurut Hermanto, resistensi antimikroba membuat antibiotik tidak lagi efektif untuk mengobati penyakit atau membunuh kuman, sehingga diperlukan gerakan nasional yang melibatkan semua elemen, termasuk mahasiswa, pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan media. Ia menekankan pentingnya kerja sama pentaheliks untuk menekan angka kematian akibat resistensi antibiotik melalui edukasi, pemberdayaan, dan pengelolaan limbah. Sosialisasi ini mengangkat tema "Memberdayakan Apoteker Untuk Masa Depan Yang Lebih Sehat" dan diikuti oleh mahasiswa farmasi, apoteker dari Universitas Sam Ratulangi, Politeknik Negeri Kesehatan, Ikatan Apoteker Indonesia Sulawesi Utara, serta Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Sulawesi Utara.

Berita Terkait Lainnya