Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono memperingatkan bahwa Indonesia berpotensi menghadapi 3 hingga 4 juta kasus demensia pada tahun 2050 jika tidak ada upaya pencegahan sejak dini. Peringatan ini disampaikan dalam acara 'Bergerak Melawan Demensia' yang digelar Alzheimer's Indonesia (ALZI) di Jakarta. Indonesia mulai memasuki era aging population seiring meningkatnya jumlah lansia dan angka harapan hidup.
Dante menekankan bahwa peningkatan angka harapan hidup bukan hanya soal memperpanjang usia, tetapi juga memastikan masa tua yang sehat dan mandiri. Secara global, WHO memperkirakan ada 50 juta orang hidup dengan demensia dan 10 juta kasus baru setiap tahunnya.
Dampak demensia tidak hanya dirasakan penderita, tetapi juga keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Dante mengingatkan bahwa pencegahan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari seperti aktivitas fisik, pola makan sehat, serta pengendalian tekanan darah dan gula darah.
Masyarakat diminta tidak menganggap pikun pada usia lanjut sebagai hal yang wajar. Dante menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan fungsi kognitif dan menjadikan pencegahan Alzheimer sebagai investasi kesehatan hari ini.