Prestasi anak sering kali hanya diukur dari nilai rapor atau kemampuan akademik tertentu, padahal potensi anak dapat muncul dalam berbagai bentuk. Dokter spesialis anak dr Shyrien Amalina menegaskan bahwa kemampuan setiap anak tidak bisa diukur dengan satu standar yang sama, karena kepintaran anak bermacam-macam, termasuk dalam seni, musik, atau bidang lainnya. Orang tua berperan penting dalam mengenali dan mengembangkan potensi anak dengan mengamati minat, mendengarkan cerita, dan memberi kesempatan mencoba hal baru tanpa membandingkan dengan anak lain. Selain pendampingan, nutrisi seperti AHA/DHA juga berperan mendukung perkembangan kognitif anak agar mencapai potensi optimalnya.