Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon melaporkan tingginya prevalensi penyakit TBC dan kusta di wilayah tersebut. Hingga Agustus 2024, ditemukan 6.199 kasus baru TBC dan 125 kasus baru kusta, yang menyerang tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak.
Sekretaris Dinkes Kabupaten Cirebon, Edi Susanto, menyatakan bahwa penanggulangan kedua penyakit ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan, demografi, hingga tata laksana kasus.
Untuk mengatasi hal tersebut, Dinkes Kabupaten Cirebon menjalankan sejumlah strategi, antara lain memperluas informasi kepada masyarakat, meningkatkan penemuan kasus secara dini, memperkuat pelayanan kesehatan dan rehabilitasi, serta menghapus stigma terhadap penderita TBC dan kusta beserta keluarganya.
Upaya lain yang dilakukan mencakup pemberdayaan kader serta peningkatan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam penanggulangan TBC dan kusta di Kabupaten Cirebon.