Pertumbuhan laba industri China mengalami perlambatan menjadi 11,2% secara tahunan (Year-on-Year), menjadi level terendah pada tahun 2026.
Perlambatan kinerja sektor manufaktur ini mencerminkan adanya tekanan ekonomi yang sedang dihadapi, baik dari sisi permintaan domestik maupun tantangan pasar global. Kondisi ini berpotensi memengaruhi dinamika rantai pasok internasional yang bergantung pada output industri Tiongkok.