Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,81 persen atau 116,06 poin pada posisi 6.521,75. Penguatan ini dipicu oleh meredanya kekhawatiran pasar terhadap risiko domestik serta sentimen regional yang lebih positif.
Pengamat pasar modal Elandry Pratama menyebutkan investor mulai melakukan akumulasi secara selektif pada saham berkapitalisasi besar. Namun, pelaku pasar masih bersikap hati-hati dengan tetap mencermati situasi domestik, foreign flow, dan sentimen global.
Seluruh sektor menguat, dipimpin oleh sektor kesehatan yang naik 3,71 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan industri. Frekuensi perdagangan mencapai 2,9 juta transaksi senilai Rp13,51 triliun.
Meski berpeluang melanjutkan penguatan, investor diingatkan akan adanya potensi profit taking. Disarankan untuk fokus pada emiten dengan fundamental solid dan likuiditas baik daripada mengejar saham yang sudah terlalu tinggi kenaikannya.