Calon Deputi Gubernur BI: Trilema keberlanjutan bisa saling memperkuat

Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 16.39
Calon Deputi Gubernur BI: Trilema keberlanjutan bisa saling memperkuat

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Solikin M. Juhro menyampaikan bahwa trilema keberlanjutan—yang mencakup stabilitas dinamis, pertumbuhan ekonomi tinggi, dan ekonomi inklusif—tidak saling bertentangan, melainkan saling memperkuat. Pernyataan ini disampaikan saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Jakarta. Untuk menopang program Asta Cita Pemerintah, Solikin menawarkan paket kebijakan berisi delapan strategi yang disingkat "SEMANGKA". Strategi tersebut mencakup stabilitas dinamis, efektivitas kebijakan moneter pro-market, makroprudensial adaptif, pendalaman pasar keuangan, ekonomi inklusif, digitalisasi pembayaran, kelembagaan BI kredibel, dan sinergi kebijakan nasional. Ia menekankan bahwa stabilitas nilai tukar dan inflasi harus tetap menjadi jangkar kredibilitas yang diupayakan melalui kerja keras, bukan sekadar taken for granted. Selain itu, BI juga harus memastikan likuiditas benar-benar tersedia dan berputar di perekonomian melalui operasi moneter yang pro-market serta penguatan insentif likuiditas. Lebih lanjut, Solikin mengusulkan kebijakan makroprudensial yang lebih adaptif dan terarah untuk mendorong kualitas kredit, penciptaan lapangan kerja, serta dampak positif bagi sektor riil. Ia menegaskan pentingnya transformasi kebijakan yang manfaatnya benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Berita Terkait Lainnya

Calon Deputi Gubernur BI: Trilema keberlanjutan bisa saling memperkuat - Ekonomi Bisnis - Feedify