Uni Eropa dan China telah mencapai kesepahaman untuk membatasi ekspor mobil hybrid dan plug-in hybrid ke blok tersebut. Kepala Perdagangan UE, Maros Sefcovic, mengonfirmasi bahwa kesepakatan ini bertujuan untuk memangkas volume ekspor China lebih dari setengahnya. Langkah diplomatik ini diharapkan dapat membantu meredakan ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung antara kedua belah pihak. Kesepakatan ini menjadi isu penting menjelang pertemuan para pemimpin Eropa dan China pekan depan untuk membahas langkah lanjutan dalam hubungan ekonomi.