Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah mencari sumber pembiayaan baru untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2028. Langkah ini diambil menyusul putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan pembiayaan MBG dipisahkan dari pos anggaran pendidikan paling lambat pada tahun tersebut.
Strategi utama yang dilakukan pemerintah untuk mendapatkan dana tersebut adalah dengan meningkatkan efisiensi penerimaan pajak dan bea cukai. Menkeu menilai masih terdapat potensi pendapatan negara yang besar dan bisa digali dari berbagai kebocoran penerimaan yang selama ini terjadi.
Salah satu sektor yang menjadi sorotan adalah industri baja dalam negeri yang dinilai tidak beroperasi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dari sektor ini saja, pemerintah memproyeksikan potensi penerimaan yang bisa diselamatkan mencapai lebih dari Rp5 triliun.
Optimalisasi penerimaan negara dari penertiban kebocoran pajak dan cukai ini diharapkan menjadi kunci pemenuhan anggaran program MBG di masa depan tanpa mengganggu pos anggaran lainnya.