Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memastikan stok beras di daerah tersebut aman hingga Juli 2027, meskipun terjadi kelangkaan beras kemasan 5 kg di sejumlah titik penjualan. Berdasarkan pengecekan, kesiapan stok di gudang Bulog mencapai 116 ribu ton dan dinilai sangat mencukupi.
Pasokan beras tersebut diyakini akan terus bertambah karena masih ada masa panen di sejumlah lahan persawahan berindeks pertanaman 200, meski Sumsel tengah menghadapi musim kemarau.
Gubernur mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir dan menghindari panic buying. Ia juga meminta warga turut mengawasi harga serta melaporkan apabila menemukan beras medium dijual di atas Rp12.500 per kilogram.
Untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, pemerintah daerah akan menggencarkan operasi pasar sepanjang Agustus. Dinas Perdagangan, Bulog, TNI, dan Polri akan berkoordinasi turun langsung ke lapangan dalam pelaksanaannya.