Rupiah menguat tipis menjadi Rp17.887 per dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu. Penguatan ini didorong oleh posisi cadangan devisa Indonesia yang tetap kuat di 146,3 miliar dolar AS, mencakup pembiayaan lebih dari lima bulan impor. Pakar menyebut kondisi ini memberikan sentimen positif karena jauh di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan. Meski demikian, pergerakan rupiah masih dipengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed dan indeks DXY global.