Persediaan bahan bakar minyak (BBM) distilat di Amerika Serikat (AS) turun sebesar 2,2 juta barel pada pekan lalu menjadi 103,4 juta barel, atau 14 persen di bawah rata-rata lima tahun. Cadangan ini tercatat sebagai yang terendah untuk bulan Agustus sejak data mingguan mulai dirilis pada 1982.
Penurunan persediaan ini beriringan dengan lonjakan harga eceran diesel AS ke level tertinggi dalam lebih dari empat tahun, yakni 5,62 dolar AS per galon, naik signifikan dari 3,70 dolar AS per galon pada tahun sebelumnya.
Permintaan distilat—yang mencakup diesel untuk truk, kereta, dan mesin pertanian serta minyak pemanas—biasanya meningkat menjelang musim panen gugur dan musim pemanas dingin. Saat ini, kilang-kilang AS telah beroperasi pada 97,4 persen kapasitas untuk menjaga pasokan.
Pasokan produk olahan global yang mengetat diperparah oleh penurunan ekspor dari Rusia dan konflik di sekitar Selat Hormuz, yang membatasi aliran distribusi dari kilang-kilang di Arab Saudi dan Kuwait.