Perhutani melalui BKPH Dander bersama LMDH Jati Arum menggelar kegiatan komunikasi sosial dan sosialisasi di Sekretariat LMDH Jati Arum, Desa Sumberarum, pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Kegiatan ini membahas rencana kerja sama offtaker agro jagung dan padi pada Musim Tanam I serta persiapan pemasangan acir tanaman tahun 2026.
Acara dihadiri Kepala Desa Sumberarum, Asper BKPH Dander Slamet Winarno, KRPH Sumberarum, Polisi Hutan Sumberarum, mandor tanaman, Ketua LMDH Jati Arum Suhardi, dan para pesanggem dari Desa Sumberarum dan Desa Kunci. Dalam sosialisasi dibahas rencana kerja sama offtaker, ketertiban pemasangan acir, pal batas, penentuan andil garapan, serta kepatuhan terhadap ketentuan pengelolaan lahan hutan.
Slamet Winarno menekankan pentingnya komunikasi langsung dengan LMDH dan pesanggem untuk membangun pemahaman tata kelola lahan yang tertib dan lestari. Ia mengingatkan jarak tanam tumpangsari 50 sentimeter dari tanaman pokok, larangan penyemprotan B3 dan pembakaran seresah, kewajiban pembayaran agro, serta penutupan lahan yang masa kontraknya habis.
Ketua LMDH Jati Arum Suhardi menyatakan dukungannya terhadap sosialisasi ini sebagai sarana menyamakan persepsi antara Perhutani, pemerintah desa, pengurus LMDH, dan pesanggem. Diharapkan sinergi seluruh pihak memperkuat koordinasi dalam persiapan pemasangan acir 2026 dan kerja sama offtaker agro jagung dan padi MT I, sehingga terwujud keseimbangan manfaat ekonomi dan kelestarian hutan.