Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat mencanangkan sistem ketahanan pakan ternak untuk mengantisipasi kesulitan pakan hijauan selama musim kemarau panjang. Kepala Dispernakan KBB, Wiwin Aprianti, menekankan perlunya cadangan pakan sebelum periode kemarau serta mendorong peternak memanfaatkan sumber pakan lokal dan mengolahnya menjadi pakan awetan seperti silase atau hay.
Peternak juga diimbau memastikan ketersediaan air minum yang cukup, terutama saat suhu tinggi dan curah hujan rendah, serta memantau kondisi tubuh dan produktivitas ternak. Jika terjadi penurunan kondisi ternak atau kesulitan pakan, peternak diminta segera berkoordinasi dengan penyuluh atau petugas peternakan setempat.
Dispernakan KBB telah menerima laporan dari peternak yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pakan ternak ruminansia di puncak musim kemarau saat ini. Langkah ketahanan pakan ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan usaha peternakan di wilayah tersebut.