Low Tuck Kwong dipastikan tetap menjadi pemegang saham utama sekaligus pengendali PT Bayan Resources Tbk (BYAN) meskipun Haji Isam dari Jhonlin Group akan mengambil 30% saham perusahaan tambang batu bara tersebut melalui perjanjian jual beli saham bersyarat. Kepastian ini disampaikan manajemen BYAN melalui surat tertanggal 25 September 2026, yang menegaskan bahwa posisi Low Tuck Kwong sebagai pengendali tidak berubah. Setelah transaksi efektif, kepemilikan Low Tuck Kwong akan tercatat sebesar 6,95 miliar saham atau setara 20,85% dari seluruh saham perseroan. Meski porsi saham Haji Isam tergolong signifikan, manajemen menegaskan struktur kendali perusahaan tetap berada di tangan Low Tuck Kwong.