KemenUMKM: Pemulihan UMKM pascabencana harus berdampak ke omzet

Jumat, 2 Oktober 2026 pukul 23.43
KemenUMKM: Pemulihan UMKM pascabencana harus berdampak ke omzet

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan UMKM pascabencana tidak cukup diukur dari jumlah bantuan atau pelatihan, melainkan harus terlihat dari kembali berjalannya produksi hingga peningkatan omzet pelaku usaha. Saat menemui wirausaha terdampak bencana di Padang, ia menyampaikan bahwa pendampingan diarahkan agar pelaku usaha tidak hanya pulih, tetapi juga berkembang dan berdaya saing. Pemerintah telah menyalurkan bantuan Presiden kepada sekitar 38 ribu UMKM di Sumatera Barat dengan total alokasi sekitar Rp115 miliar. Namun, Helvi menekankan bantuan tersebut harus menjadi bagian dari proses pemberdayaan agar pelaku usaha kembali produktif dan mampu mengembangkan usahanya. Kementerian UMKM menggelar program peningkatan kapasitas wirausaha terdampak bencana yang dirancang menjangkau 1.475 pengusaha di tiga regional, termasuk 752 peserta di Regional II Padang. Kementerian juga mengaktifkan Klinik UMKM Minang Bangkit dengan tiga tahap pendampingan: pulih mental, pulih usaha, dan bertumbuh. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyebut penguatan UMKM sebagai langkah strategis karena sektor ini menopang perekonomian daerah. Dengan hampir 750 ribu UMKM dan asumsi satu UMKM menopang satu keluarga beranggota lima orang, sekitar empat juta masyarakat bergantung pada aktivitas ekonomi UMKM.

Berita Terkait Lainnya