Harga emas dunia melemah pada perdagangan Jumat (2/10/2026), ditutup di US$ 4.140,2 per troy ons, turun 0,9% dibanding hari sebelumnya. Secara mingguan, harga emas anjlok 3,38% secara point-to-point. Penurunan ini dipicu oleh penguatan dolar AS yang menguat hampir 1% sepanjang pekan, serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang bertahan di atas 5,2%. Karena emas dibanderol dalam dolar AS, penguatan greenback membuat logam mulia ini lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan dan harganya.