Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) menyoroti rencana pemerintah yang menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa Merdeka Produktif (KDMP). Ia mengingatkan bahwa pengejaran target kuantitas tersebut tidak boleh mengabaikan kualitas pengelolaan.
Pemerintah didorong untuk memprioritaskan penguatan kapasitas serta tata kelola yang baik agar koperasi dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Aspek integritas dari para pengelola koperasi juga menjadi faktor krusial yang harus diperhatikan untuk mencegah potensi penyimpangan.
Pendekatan ini diharapkan dapat memastikan bahwa pembentukan koperasi desa tidak sekadar memenuhi target administratif semata. Fokus pada kapasitas, tata kelola, dan integritas dinilai akan memberikan dampak ekonomi yang nyata dan menguntungkan bagi masyarakat desa.