PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membayarkan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp66 per saham atau setara Rp6,16 triliun pada Jumat, 2 Oktober 2026, bertepatan dengan HUT ke-28 Bank Mandiri. Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menyatakan pembayaran ini sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham, termasuk investor ritel.
Dengan pembayaran tersebut, total dividen Bank Mandiri sepanjang kalender 2026 mencapai sekitar Rp50,63 triliun, terdiri dari dividen tahun buku 2025 sebesar Rp44,47 triliun dan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun.
Kebijakan dividen Bank Mandiri mendapat perhatian positif dari pelaku pasar. Head of Research Infovesta Utama, Wawan Hendrayana, menilai payout ratio Bank Mandiri untuk tahun buku 2025 sekitar 79 persen dari laba bersih, tergolong paling ramah bagi pemegang saham di antara bank besar, dengan dividend yield saham BMRI masih di level dua digit.
Keputusan manajemen membagikan dividen interim Rp66 per saham dinilai menunjukkan keyakinan terhadap fundamental perseroan, seiring pertumbuhan kredit dan DPK yang mencapai 17,6 persen.