Warga di Bali menghadapi kelangkaan BBM yang memicu antrean panjang di SPBU Pertamina, bahkan membuat mereka rela menginap di lokasi pengisian bahan bakar. Kelangkaan ini melanda jenis BBM subsidi maupun non-subsidi, seperti Pertalite dan Pertamax, terlihat dari antrean yang mengular hingga ke luar area SPBU dan papan pengumuman stok habis. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa cadangan BBM nasional masih cukup untuk 20 hari dan terus diisi kembali, meskipun penyebab kelangkaan lokal di Badung hingga kini belum diketahui. Pemerintah juga telah menandatangani kesepakatan impor minyak mentah dari Rusia untuk menjaga pasokan, namun kondisi di Bali menunjukkan tantangan distribusi yang masih terjadi.