Empat ton kopi Arabika Gunung Tangkuban Parahu asal Kabupaten Bandung Barat senilai Rp 800 juta telah berhasil diekspor ke Arab Saudi. Ini menjadi ekspor langsung pertama para petani Lembang ke kawasan Timur Tengah.
Produk biji kopi hijau (green bean) tersebut merupakan hasil inovasi fermentasi dengan buah nanas yang dikembangkan oleh petani Desa Cibodas dan Kelompok Tani Arjuna. Pelepasan ekspor dilakukan oleh Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail.
Manajer Tonas Kopi, Dikdik Ramdaniansyah, mengungkapkan bahwa proses menuju ekspor mandiri ini menempuh perjalanan panjang sejak 2015 hingga menemukan pembeli langsung di Riyadh. Seluruh kebutuhan dokumen ekspor dikelola secara mandiri oleh para petani milenial tersebut.
Asep Ismail berharap keberhasilan ini dapat menjadi pijakan untuk memperluas pasar ke negara lain seperti Jepang tahun depan. Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia dan Bea Cukai, dalam mendukung pengembangan produk UMKM lokal hingga menembus pasar global.