Membuat konten video tidak selalu mengharuskan membeli smartphone baru, karena pasar HP bekas memiliki banyak perangkat dengan kamera dan performa mumpuni untuk merekam, mengedit, hingga live streaming.
Memilih HP bekas untuk konten kreator tidak bisa hanya berpatokan pada jumlah megapiksel kamera. Faktor penting lainnya yang perlu dipertimbangkan meliputi kemampuan chipset, kapasitas RAM, penyimpanan, baterai, konektivitas, hingga dukungan codec video.
Kualitas perekaman yang stabil, kemampuan menjaga eksposur, dan menangkap suara dengan baik justru lebih krusial dibanding sekadar angka megapiksel. Peran chipset juga sangat vital, di mana teknologi seperti Snapdragon Sight dan Spectra ISP mampu mendukung perekaman resolusi 4K hingga 8K HDR.
Fitur Optical Image Stabilization (OIS) sangat disarankan bagi kreator yang sering membuat konten sambil bergerak atau vlog. Selain itu, pastikan perangkat mampu merekam pada resolusi yang sesuai kebutuhan, meskipun untuk konten media sosial, resolusi 1080p sebenarnya sudah cukup memadai.