Membangun Kepercayaan di Pasar Material Finishing Arsitektural

Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 00.23

           Membangun Kepercayaan di Pasar Material Finishing Arsitektural

Sumber Berita Asli

mediaindonesia.com RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Pasar saat ini tidak hanya mempertimbangkan reputasi atau lamanya sebuah perusahaan beroperasi, tetapi juga relevansi solusi yang ditawarkan.(Dok. RB SHERA) MEMBANGUN kepercayaan pasar membutuhkan lebih dari sekadar waktu. Di industri material bangunan yang diisi pemain dengan pengalaman panjang, tantangannya adalah bagaimana sebuah perusahaan mampu membuat pasar memahami nilai yang ditawarkannya sekaligus membuktikan relevansinya terhadap kebutuhan yang terus berubah. 
 
 Gambaran tersebut dapat dilihat dari perjalanan RB SHERA, yang dalam waktu relatif singkat berhasil mendapatkan pengakuan dari pasar. Baru dua tahun resmi beroperasi di Indonesia, perusahaan tersebut berhasil meraih penghargaan Best Choice Brand Architectural Finishing Solutions dalam ajang The People’s Choice 2026 by Golden Property Awards. 
 
 Penghargaan yang baru saja diberikan di Jakarta tersebut bukan semata-mata penilaian internal perusahaan. Predikat tersebut diperoleh berdasarkan polling nasional, Focus Group Discussion (FGD), dan survei pasar bahan bangunan yang dilakukan Rumah123.com bersama Indonesia Property Watch. Baca juga : Pilihan Material yang Tepat Ciptakan Rumah Lebih Aman dan Nyaman 
 
 Lantas, apa yang memungkinkan perusahaan yang baru dua tahun beroperasi memperoleh pengakuan dari pasar? Jawabannya tidak terletak pada upaya membangun semuanya dari awal. 
 
 Justru, salah satu kekuatan RB SHERA adalah kemampuannya membawa pengalaman yang telah ada, lalu mengolahnya menjadi solusi yang relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia saat ini.
 
 RB SHERA resmi beroperasi di Indonesia sejak 2024 dengan menggabungkan pengalaman RoyalBoard yang telah lama dikenal di industri material bangunan nasional dan keahlian SHERA Thailand dalam menghadirkan inovasi material bangunan berkelanjutan di berbagai pasar regional. Fondasi tersebut memberi perusahaan bekal pengetahuan mengenai industri sekaligus akses terhadap pengalaman pengembangan material. Baca juga : RB SHERA MAESTRO: Solusi Lantai Papan Silikat Tahan Api di IndoBuildTech 2026
 
 Tantangannya kemudian bukan sekadar membawa produk dan pengalaman yang sudah ada, melainkan menerjemahkannya agar sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.
 
 Di sinilah usia operasional dua tahun menjadi menarik. Dalam waktu relatif singkat, perusahaan harus membangun relevansi di pasar yang telah memiliki banyak pemain dengan rekam jejak panjang.
 
 Pendekatan yang ditempuh adalah membaca perubahan kebutuhan industri konstruksi. Material bangunan kini tidak hanya dituntut memenuhi fungsi dasar, tetapi juga perlu mempertimbangkan performa, estetika, fleksibilitas penggunaan, dan keberlanjutan.
 
 Menawarkan lebih dari satu fungsi
 Kebutuhan tersebut diterjemahkan RB SHERA melalui solusi finishing arsitektural berbasis papan silikat. Material ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari plafon, dinding, lantai, elemen dekoratif, hingga atap.
 
 Penggunaannya juga dapat diperluas untuk pagar, gerbang, lisplank, dan kisi-kisi. Fleksibilitas tersebut memberikan pilihan lebih luas bagi arsitek, kontraktor, maupun pemilik bangunan dalam menerjemahkan konsep desain ke berbagai elemen.
 
 Pendekatan ini menunjukkan bahwa inovasi material tidak selalu berarti menciptakan sesuatu yang sepenuhnya baru. Inovasi juga dapat berarti memperluas fungsi material dan menjadikannya lebih relevan dengan persoalan yang dihadapi pengguna.
 
 Hal serupa terlihat dari pengembangan papan silikat sebagai alternatif material kayu konvensional. Selain mempertimbangkan tampilan dan daya tahan, pendekatan tersebut berkaitan dengan kebutuhan industri untuk mencari pilihan material yang lebih sesuai dengan arah pembangunan berkelanjutan. 
 
 RB SHERA juga mengembangkan solusi dengan low-carbon footprint sebagai bagian dari upaya mendukung pengurangan dampak lingkungan dalam proses konstruksi.
 
 Inovasi yang dekat dengan kebutuhan desain
 Kemampuan membaca kebutuhan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam pengembangan produk. Salah satunya melalui rangkaian Color Through, yaitu material dengan warna yang menyatu hingga ke bagian dalam produk. Konsep ini memberikan fleksibilitas desain sekaligus menjaga konsistensi tampilan material. 
 
 Bagi arsitek, karakter tersebut dapat menjadi nilai tambah ketika material digunakan pada berbagai detail dan elemen bangunan. Dengan demikian, inovasi tidak hanya dilihat dari teknologi yang melekat pada material, tetapi juga dari seberapa jauh material tersebut dapat memberi ruang bagi proses kreatif dan kebu...

Berita Terkait Lainnya