Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID) di SMPN 9 Metro, Lampung, membuat murid lebih antusias dan mudah memahami materi pelajaran. Guru Pendidikan Agama Islam, Badrun, menggunakan PID di setiap tahapan pembelajaran dengan menggabungkan berbagai platform digital seperti Google, YouTube, Canva, Wayground, dan Wordwall.net untuk memperkaya penyajian materi dan membangun interaksi di kelas.
Menurut Badrun, PID membantu guru menghadirkan fakta nyata sebagai penguat konsep, sementara murid merasa lebih tertarik karena bisa terlibat langsung menggunakan perangkat. Murid mengaku PID membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan materi yang sulit menjadi lebih mudah dipahami, terutama dengan adanya visualisasi gambar dan tayangan.
Meski demikian, pemanfaatan PID di SMPN 9 masih bergantian sesuai kebutuhan kelas, dan murid berharap perangkat tersebut hadir lebih banyak dengan materi yang lebih beragam. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendukung digitalisasi pembelajaran, dengan alokasi 9.907 unit IFP dan 9.887 laptop untuk Lampung pada tahun 2025, serta rencana tambahan tiga IFP di setiap sekolah tahun ini.