BYD memperlihatkan desain robot humanoid lewat dokumen paten yang dipublikasikan China National Intellectual Property Administration pada Oktober 2026. Paten berjudul Embodied Intelligent Robot itu memperlihatkan robot dengan kepala oval, dua lengan, dua kaki, serta persendian di bahu, siku, pinggul, dan lutut. Meski demikian, publikasi paten belum menandakan robot siap diproduksi massal atau dijual.
Rencana BYD memasuki bidang robotika sebelumnya disampaikan Executive Vice President Stella Li pada Juni 2026. Ia menargetkan dua hingga tiga robot humanoid di setiap dealer untuk membantu menjelaskan fitur kendaraan, demonstrasi produk, dan membuat pengalaman pelanggan lebih interaktif. Li menegaskan robot tidak akan sepenuhnya menggantikan tenaga penjualan manusia.
Selain untuk showroom, BYD melihat peluang robot humanoid di sektor rumah tangga, seperti membersihkan rumah, memasak, dan merawat anggota keluarga. Pengembangan ini terkait dengan teknologi embodied AI yang menghubungkan kecerdasan buatan dengan perangkat fisik. BYD berencana membangun platform robotika terbuka dan memanfaatkan pengalaman di baterai, motor listrik, serta perangkat lunak.
Sebelumnya, BYD sempat memperkenalkan konsep robot bernama Xiao Di pada Juli 2026 dan mengonfirmasi rencananya pada Agustus 2026. Hingga paten dipublikasikan, belum ada pengumuman resmi soal harga, spesifikasi lengkap, kapasitas produksi, maupun jadwal peluncuran komersial robot humanoid tersebut.