NASA Kembangkan Teleskop Presisi untuk Misi Deteksi Gelombang Gravitasi | LPP RRI

Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 15.46
NASA Kembangkan Teleskop Presisi untuk Misi Deteksi Gelombang Gravitasi | LPP RRI

Sumber Berita Asli

Berita Pusat Pemberitaan Hari Ini | LPP RRI

Baca di Website Asli ↗
NASA terus mengembangkan teleskop presisi berbahan kaca khusus untuk mendukung misi Laser Interferometer Space Antenna (LISA), observatorium antariksa yang dirancang mendeteksi gelombang gravitasi. Proyek ini dipimpin Badan Antariksa Eropa (ESA), dengan L3Harris Technologies bertanggung jawab merancang, merakit, dan mengintegrasikan teleskop uji rekayasa sebagai tahap akhir sebelum produksi perangkat penerbangan antariksa. Misi LISA dijadwalkan meluncur pada pertengahan 2030-an dengan menempatkan tiga satelit dalam konfigurasi segitiga raksasa, masing-masing berjarak 2,5 juta kilometer. Setiap satelit akan dilengkapi dua teleskop yang menggunakan laser inframerah untuk saling mengirim dan menerima sinyal, memungkinkan pengukuran perubahan jarak yang sangat kecil guna mendeteksi gelombang gravitasi. Ilmuwan proyek NASA, Ira Thorpe, menyatakan LISA dirancang untuk menangkap gelombang gravitasi berfrekuensi rendah yang sulit diamati dari Bumi, berpotensi mendeteksi penggabungan lubang hitam supermasif miliaran tahun cahaya jauhnya. Misi ini juga akan memetakan pasangan bintang katai putih, bintang neutron, dan lubang hitam bermassa bintang. Teleskop LISA akan dibuat sepenuhnya dari material komposit kaca-keramik Zerodur yang tahan terhadap perubahan bentuk akibat variasi suhu. NASA sebelumnya menerima prototipe teleskop dari L3Harris pada 2024, sementara model struktural berbahan logam diserahkan pada Juni tahun ini. Gelombang gravitasi diprediksi Albert Einstein pada 1916 dan pertama kali terdeteksi observatorium di Bumi pada 2015.

Berita Terkait Lainnya