Suzuki tetap mempertahankan pandangannya bahwa mengubah mobil legendaris Jimny menjadi kendaraan listrik (EV) akan merusak karakter terbaik dari mobil tersebut, meski aturan emisi yang semakin ketat.
General Manager Suzuki Australia, Michael Pachota, menegaskan bahwa sentimen tersebut tidak berubah. Jimny masih menggunakan mesin bensin 1.500cc sejak 2018 dan menjadi model paling populer Suzuki dengan penjualan ribuan unit.
Saat ini, Suzuki belum melihat kebutuhan untuk mengelektrifikasi Jimny. Produsen asal Jepang ini akan mengandalkan portofolio produk lainnya untuk beradaptasi dengan standar emisi tanpa harus mengubah mobil ikoniknya.
Meski menghadapi aturan efisiensi kendaraan baru (NVES) di Australia pada 2027, Suzuki tetap percaya dapat memenuhi target emisi karbon sambil mempertahankan Jimny dengan mesin pembakaran internal murni.