Persaingan sengit terjadi di ajang GIIAS 2026 antara merek Jepang dan China. Toyota masih memimpin sebagai merek dengan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) terbanyak dengan 6.175 unit, didukung kuat oleh lini keluarga Innova.
Namun, merek asal China mulai mengancam dominasi Jepang. BYD menempati posisi kedua dengan lebih dari 4.000 SPK, diikuti Chery (3.500 SPK) dan Wuling (3.290 SPK) yang sebagian besar mengandalkan kendaraan listrik.
Ketatnya persaingan terlihat dari total SPK tiga merek China teratas yang mencapai sekitar 10.790 unit, nyaris menyamai tiga merek Jepang teratas (Toyota, Mitsubishi, Suzuki) dengan total 10.723 unit.
Tren elektrifikasi mendorong perubahan peta industri otomotif nasional, di mana merek China unggul pada segmen mobil listrik murni, sementara merek Jepang mulai memperluas pilihan kendaraan hibrida untuk mempertahankan pangsa pasarnya.