BYD Seagull generasi kedua, yang juga dikenal sebagai Great Seagull atau Atto 1 generasi baru, mengalami perombakan menyeluruh dibandingkan pendahulunya. Perubahan mencakup pembesaran dimensi bodi, peralihan sistem penggerak dari FWD ke RWD, penyempurnaan sasis, serta peningkatan fitur keselamatan dan kenyamanan.
Dimensi bodi Great Seagull lebih besar dengan panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, dan wheelbase 2.650 mm, meski tinggi memendek 20 mm menjadi 1.570 mm. Kaki-kaki menggunakan ban 205/60 R16 dengan pelek alloy 16 inci dual four-spoke.
Performa meningkat signifikan berkat motor listrik 95 kW (127 hp) di roda belakang, kecepatan puncak 150 km/jam, dan suspensi belakang multi-link. Fitur kabin diperbarui dengan setir flat-bottom, layar floating, wireless charger, dan opsi sensor LiDAR untuk sistem kemudi otonom Level 2 BYD DiPilot 300 atau God's Eye B.
Spesifikasi baterai belum diungkap, namun sebagai gambaran Atto 1 generasi pertama menggunakan Blade Battery 30,08 kWh (300 km) dan 38,88 kWh (380 km) dengan pengisian cepat DC 30-80% dalam 30 menit. BYD belum mengonfirmasi rencana peluncuran model ini di Indonesia.