Motor listrik di Indonesia kini mulai banyak menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) sebagai alternatif dari baterai nikel (NMC) karena dianggap lebih aman. Baterai LFP tidak mudah meledak jika rusak dan memiliki masa pakai yang lebih panjang, yakni mencapai 6 hingga 10 tahun.
Namun, kekurangan baterai LFP adalah ukuran dan bobotnya yang lebih besar dibandingkan baterai NMC dengan kapasitas serupa. Meski begitu, sejumlah pabrikan motor listrik di Indonesia tetap mengadopsi teknologi ini.
Beberapa merek motor listrik yang menggunakan baterai LFP antara lain Alva, Maka, Omoway, Polytron, Selis, dan Volta. Daftar motor ini memiliki berbagai varian dengan harga yang bervariasi.
Harga motor listrik bertenaga baterai LFP dimulai dari Rp12,1 jutaan untuk varian baterai sewa seperti Polytron Fox 200, hingga Rp76,9 juta untuk varian paling tinggi seperti Omoway Omo X Balance Pilot.