Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan pemerintah akan mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di Jakarta tahun depan melalui program Bedah Rumah. Program ini menyasar rumah kumuh dan tidak layak huni milik warga Jakarta.
Dalam pelaksanaannya, Kementerian PKP mendorong mekanisme Pemilihan Toko Terbuka (PTT) atau 'Tender Rakyat' untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengadaan bahan bangunan. Sebelumnya, Tender Rakyat di Kelurahan Pejagalan menghasilkan efisiensi Rp12.384.000 atau 7,08 persen yang akan dikembalikan kepada kelompok masyarakat penerima bantuan.
Maruarar mendorong pemerintah daerah, termasuk camat dan lurah, mempercepat pendataan dan pengusulan calon penerima bantuan karena data yang tersedia masih belum memenuhi kuota alokasi. Program Bedah Rumah ditujukan bagi masyarakat yang hanya memiliki atau menempati satu rumah dengan kondisi tidak layak huni.
Kementerian PKP juga diminta memperkuat sosialisasi agar masyarakat memahami persyaratan dan mekanisme bantuan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan penggunaan anggaran secara terbuka dan memberikan manfaat lebih besar bagi penerima bantuan.