Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menyerukan persatuan antara umat Islam Sunni dan Syiah di Timur Tengah guna mengurangi ketergantungan pada kekuatan militer asing. Menurutnya, keamanan kawasan yang dibangun berdasarkan intervensi negara luar pada dasarnya bersifat rapuh dan bergantung pada pihak lain.
Qalibaf menegaskan bahwa keamanan yang berlandaskan kehendak bangsa Muslim dan kerja sama antarnegara kawasan akan jauh lebih stabil, bermartabat, dan langgeng. Ia menyebut dunia Muslim kini tengah menghadapi pilihan bersejarah terkait kesadaran ini.
Ia juga menyoroti bahwa di Iran sendiri, kerukunan antar kelompok etnis dan agama bukan sekadar slogan seremonial. Persatuan tersebut merupakan fondasi kekuatan nasional yang terbukti mempersatukan berbagai komunitas saat menghadapi ancaman musuh asing di masa lalu.