PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus melanjutkan konstruksi integrasi antara Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru, yang dijadwalkan selesai pada 31 Desember 2026 setelah pengalihan layanan pada 1 September 2026. KAI menyiapkan satu travelator datar sepanjang 20 meter dan dua travelator vertikal, serta penambahan eskalator, kanopi, dan penataan koridor pejalan kaki di sisi Kendal dan Karet.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan bahwa perakitan travelator di Sudirman Baru sudah berjalan dan pekerjaan di Karet terus dikebut. Integrasi ini bertujuan mendukung akses pelanggan antara kedua kawasan.
Sejak pengalihan layanan, aktivitas harian Commuter Line Jabodetabek di Stasiun Sudirman Baru melonjak 251,45 persen pada September 2026, dari 190.060 menjadi 646.411 aktivitas. Rata-rata akses masuk harian naik dari 3.691 menjadi 11.804 pelanggan, sedangkan akses keluar dari 2.440 menjadi 9.743 pelanggan per hari.
Sementara itu, layanan Commuter Line Bandara relatif stabil dengan 78.587 aktivitas pada Agustus 2026 dan 75.654 aktivitas pada September 2026. KAI berkomitmen mengoptimalkan integrasi fasilitas stasiun, dengan total 6.702.680 aktivitas pelanggan di kedua stasiun sepanjang Januari hingga Agustus 2026.