KNKT Ungkap Komunikasi Kacau Sebelum Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 29 September 2026 pukul 07.36
KNKT Ungkap Komunikasi Kacau Sebelum Tabrakan Kereta di Bekasi

Sumber Berita Asli

Liputan6.com Megapolitan

Baca di Website Asli ↗
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap serangkaian kegagalan komunikasi sebagai faktor utama penyebab tabrakan maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Bekasi Timur, 27 April 2026. Investigasi menunjukkan kualitas audio radio buruk akibat teknik mikrofon tidak tepat dan gangguan teknis, membuat Pengatur Perjalanan Kereta (PPKP) kesulitan memahami laporan awal masinis KA 5181B yang menabrak taksi. Masinis KA 5181B menyampaikan informasi darurat secara tidak terstruktur dan tidak lengkap, baru menyebutkan lokasi kecelakaan lebih dari satu menit kemudian. PPKP Timur pun menggunakan fraseologi non-standar ("direm-rem dikit") yang tidak menyiratkan urgensi, serta tidak ada prosedur komunikasi lintas PPKP (Selatan-Timur) sehingga informasi bahaya tidak tersampaikan ke masinis KA 4B. Kegagalan komunikasi berlanjut saat Masinis KA 5568A yang melihat kerumunan massa tidak menggunakan tombol panggilan darurat (emergency call), melainkan panggilan biasa yang terabaikan karena PPKP Selatan sibuk. KNKT menilai hal ini mengurangi penilaian tingkat kedaruratan situasi di lapangan. Faktor pendukung lainnya adalah beban kerja tinggi operator PPKP Selatan yang mengelola banyak sistem tanpa headset, menciptakan polusi suara dan kelelahan mental. Kombinasi prosedur yang vacant, standar fraseologi yang tidak ada, dan ergonomi ruang kendali buruk membuat pengamanan lintas terhadap KA 4B menjadi terlambat.

Berita Terkait Lainnya