Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menunjuk Kim Song-gi sebagai menteri pertahanan baru, menggantikan No Kwang-chol yang dipindahkan ke posisi senior di Departemen Industri Amunisi.
Pergantian kepemimpinan ini dianggap sebagai upaya Kim Jong Un untuk mempercepat modernisasi militer dan memperketat disiplin di jajaran militernya. Keputusan perombakan tersebut diputuskan dalam pertemuan Komisi Militer Pusat Partai Pekerja Korea.
Selain itu, pejabat militer veteran Pak Jong-chon kembali menjabat sebagai wakil ketua Komisi Militer Pusat setelah sebelumnya dicopot dari posisi serupa pada bulan Februari.
Dalam kesempatan terpisah, Kim Jong Un juga memberikan penghargaan negara kepada para ilmuwan dan peneliti militer atas kontribusi mereka dalam pengembangan sistem senjata tempur baru untuk meningkatkan kemampuan militer Korea Utara.