Tim Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tengah memfokuskan pembasahan lahan gambut yang terbakar di Ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalsel. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bara api di bawah tanah benar-benar padam.
Menurut Dian Cahyo Buwono dari BPKH, api menjalar melalui bawah tanah sehingga pemadaman dari atas permukaan saja tidak cukup. Bara api tersebut terus bermunculan sepanjang hari akibat penyebaran dari dalam tanah.
Untuk mengatasinya, petugas melakukan penyemprotan air hingga sedalam dua meter ke dalam tanah agar tanah berubah menjadi lumpur dan bara api tidak timbul lagi. Kedalaman jangkauan air tersebut bergantung pada kekuatan mesin pompa yang digunakan.
Upaya ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang memerintahkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT), termasuk BPKH, BKSDA, BPHL, Manggala Agni, serta dibantu Masyarakat Peduli Api (MPA), untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kalsel.