Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), secara terbuka mengungkap keanggotaannya di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan memamerkan Kartu Tanda Anggota (KTA) nomor S 337220257777777. Ia menyatakan telah bergabung sejak 14 Oktober 2025 dan meminta agar statusnya sebagai bagian dari partai pimpinan putranya, Kaesang Pangarep, tidak lagi dipertanyakan.
Dalam acara Rakorda DPD PSI di Bandung, Jokowi berdiri dan menunjukkan KTA tersebut kepada kader yang menyambutnya dengan antusias dengan teriakan 'Hidup Jokowi'. Ia menegaskan bahwa PSI, meskipun baru, kini memiliki bobot politik yang besar dan banyak pihak yang ketakutan terhadap keberadaannya.
Mengenai posisinya di PSI, Jokowi menyebutkan kemungkinan ia akan menduduki posisi Ketua Dewan Pembina dengan inisial 'Mr J'. Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, mengaku berharap hal tersebut terjadi dan menyatakan keputusan resmi partai mungkin akan diumumkan dalam waktu dekat.
Langkah ini diambil Jokowi untuk memperjelas posisinya di kancah politik nasional dan memperkuat posisi PSI sebagai salah satu kekuatan politik yang harus diperhitungkan.