Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan adanya penurunan signifikan jumlah sampah di TPST Bantargebang mencapai 500 ton per hari. Pencapaian ini merupakan hasil dari gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber yang dicanangkan sejak 10 Mei 2026.
Sejak gerakan ini digulirkan, persentase rumah tangga yang memilah sampah meningkat dari 5,31% menjadi 23,14%. Pengolahan sampah organik di bank sampah juga naik dari 1.046 ton menjadi 1.432 ton.
Kendati dinilai berjalan tepat, Pramono mengakui masih ada kendala seperti penimbunan sampah swasta sembarangan dan masalah di TPS 3R. Ia pun memerintahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk menangani kendala tersebut secara tegas dan detail.