Konsep "geografi adalah takdir" dalam pemikiran geopolitik diyakini masih relevan hingga hari ini. Hal ini terlihat dari berbagai konflik global yang sedang terjadi, seperti di Timur Tengah, Laut Cina Selatan, dan Ukraina, di mana posisi geografis memengaruhi dinamika politik dan keamanan. Namun, artikel ini mengangkat sudut pandang lain bahwa meskipun letak geografis menjadi takdir, "konektivitas adalah pilihan". Melalui pembangunan jaringan konektivitas strategis, bangsa dapat mengatasi keterbatasan dan tantangan geografis untuk mewujudkan stabilitas serta kerja sama.