Bima Arya Wanti-Wanti soal e-Voting: Jangan Sampai Tukar Risiko Lama dengan Baru

Selasa, 1 September 2026 pukul 11.35
Bima Arya Wanti-Wanti soal e-Voting: Jangan Sampai Tukar Risiko Lama dengan Baru

Sumber Berita Asli

Liputan6.com Peristiwa

Baca di Website Asli ↗
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengingatkan agar pemerintah tidak gegabah menerapkan sistem e-voting secara nasional. Menurutnya, digitalisasi pemilu tidak sekadar memindahkan proses pemungutan suara, tetapi harus benar-benar menjamin keamanan, transparansi, dan akuntabilitas. Bima mengingatkan potensi risiko baru dari e-voting, seperti serangan siber, kegagalan autentikasi, ancaman internal, hingga intervensi asing. Ia menekankan agar pemerintah tidak hanya menukar risiko lama dengan risiko baru yang bisa mengganggu jalannya demokrasi. Meski demikian, ia mengakui e-voting menawarkan sejumlah keuntungan, seperti memangkas kebutuhan logistik, mengurangi beban petugas, serta mempercepat penghitungan suara secara akurat tanpa adanya human error. Kemendagri telah melakukan uji coba e-voting pada Pilkades yang berjalan lancar, murah, dan tanpa menggunakan APBDes. Namun untuk skala nasional, kajian menyeluruh tetap dibutuhkan sebelum diterapkan.

Berita Terkait Lainnya