BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi 3.734 titik panas di Pulau Sumatera hingga Rabu pagi, dengan Sumatera Selatan menyumbang terbanyak mencapai 2.639 titik. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibanding provinsi lain seperti Jambi (603), Lampung (263), dan Bangka Belitung (183), sementara wilayah lain di Sumatera hanya terpantau puluhan hingga satuan titik.
Kondisi ini memicu kabut asap di Riau, dengan jarak pandang di Pekanbaru hanya 3 kilometer serta Rengat dan Pelalawan 5 kilometer. Personel Manggala Agni dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan yang cukup serius di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, di mana asap tebal dan area terdampak meluas.
Pemantauan ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC) menunjukkan kabut asap intensitas sedang di Riau, bersumber dari Sumatera Selatan. Pergerakan massa asap dipengaruhi arah angin dari selatan ke utara, lalu berbelok menuju Selat Malaka dan Malaysia.